Oleh: hanggoro | Maret 29, 2008

Menggugat Sistem Transfer Pemain di Indonesia (2)

.pssi1.jpg
Liga super Indonesia segera bergulir, akhirnya indonesia memiliki liga yang benar benar profesional. Karena liga profesional sudah selayaknya aturan aturan yang dipakai adalah seperti liga profesional dimana saja atau yang sesuai dengan aturan FIFA.

Salah satu yang sekarang menjadi pusat perhatian adalah sistem transfer pemain. Sampai saat ini aturan perpindahan pemain dari satu klub ke klub lain masih sering timbul permasalahan. Salah satu yang sering menjadi perselisihan adalah aturan bahwa pemain harus mengantongi surat ijin keluar dari klub lamanya. Aturan ini mungkin hanya di Liga Indonesia entah mengadopsi aturan dari mana ? (asal jangan aturan dari rutan salemba)

Di negara negara sepakbola, pemain pemain dikontrak dalam waktu yang lama, 3 – 4 tahun bahkan untuk pemain pemain top bisa diikat dalam waktu yang lebih lama. Hanya pemain pemain yang sudah uzur saja yang perpanjangan kontraknya pertahun. Aturan kontrak juga menyebutkan pemain bisa pindah jika ada tawaran yang melebihi free release klausul, dengan harga tertentu, klub pemilik pemain tidak bisa mencegahnya.

Seperti Ronaldinho kontrak yang baru habis tahun 2010, Dinho memang terikat klausul senilai Rp 1,8 triliun. Jika ada tawaran yang melebihi itu barcelona tak bisa menolaknya. Namun berdasar Artikel 17 FIFA tentang transfer pemain, nilai tersebut bisa merosot drastis ke angka Rp 232,1 miliar saja. Artikel 17 tersebut intinya menyatakan kalau pemain di bawah usia 28 tahun berhak memutuskan kontrak secara sepihak setelah menyelesaikan tiga tahun masa kontraknya, atau menyelesaikan dua tahun dari kontraknya bagi pemain di atas usia 28 tahun. Untuk melakukan hal itu sang pemain hanya perlu membayar kompensasi yang setara dengan jumlah gaji yang dia terima di tahun terakhir.

Pemain dengan kontrak tersisa enam bulan bisa melakukan pembicaraan dengan klub manapun dan klub tidak bisa menghalanginya jika pemain ingin pindah dengan atau tanpa uang konpensasi kepada klub pemilik pemain tersebut.

Bagaimana dengan sistem di Indonesia. Kontrak pemain hanya dilakukan satu tahun/satu musim. Jika mengacu aturan FIFA ketika pertengahan musim, semua pemain sudah boleh melakukan pembicaraan dengan klub lain, semua klub bisa berlomba mencari pemain bintang dengan hanya menawarkan gaji yang besar dan fee untuk pemain tersebut. Sehingga tak ada lagi klub yang bisa nggandoli pemain ketika pemain harus pindah nanti setelah kompetisi selesai. Sudah seperti itukah yang berlaku sekarang ini ?

Mengapa klub klub ingin mengkontrak pemain untuk satu musim saja ? karena PSSI belum bisa memberi jaminan bahwa kompetisi akan terus berputar selamanya, apapun yang terjadi. Kontrak PSSI dengan sponsor juga hanya musiman, sehingga ketika musim selesai semua masih meraba musim depan masih ada lagi nggak ? Aturan yang selalu mencla mencle juga membuat klub bingung mengambil kebijaksanaan pembelian pemain asing. Mumpung belum berjalan seharusnya PSSI dan BLI membuat semuanya menjadi lebih jelas.

Keuntungan mengontrak pemain satu musim bagi klub adalah, pemain akan dengan mudah dipecat bila permainanya buruk, cedera dan tidak sesuai dengan harapan manajemen klub karena uang konpensasinya kecil. Biaya transfer sedikit lebih kecil ( untuk jangka pendek meskipun untuk jangka panjang jauh lebih besar).

Untuk pemain sendiri juga memiliki banyak keuntungan karena nilai transfer dirinya tiap tahun bisa berubah sesuai dengan kemauannya. Jika klub A tidak mampu ya pilih klub B atau lainnya. Bahkan pemain mau turun ke kasta lebih rendah asal fee trasfernya sesuai dengan keinginannya. Prestasi tim nomor 10 bagi pemain.

Kerugian bagi klub, ikatan klub terhadap pemain tidak kuat sehingga komposisi pemain klub akan selalu berubah setiap tahunnya. Klub juga tidak bisa mendapatkan apapun dari pemain karena setiap tahun pemain sudah free transfer. Pemain juga tidak menunjukkan permainan yang optimal karena nasib untuk tahun depan masih tidak jelas. Baru pertengahan musim sudah lirak lirik tim laiinya.

Kerugian bagi pemain, setiap waktu bisa diputus kontrak oleh klub jika permainannya tidak bagus apalagi cedera. Masa depan selau tidak pasti. Tidak ada tantangan untuk pemain itu sendiri.

Baik buruk liga super tergantung para pelaksana liga super, kami hanya berharap sepakbola indonesia kedepan lebih baik lagi. Maju terus sepak bola indonesia.


Tanggapan

  1. Tulisan artikel di blog Anda bagus-bagus. Agar lebih bermanfaat lagi, Anda bisa lebih mempromosikan dan mempopulerkan artikel Anda di infoGue.com ke semua pembaca di seluruh Indonesia. Salam Blogger!
    http://www.infogue.com/
    http://www.infogue.com/sepak_bola/menggugat_sistem_transfer_pemain_di_indonesia_2_/

  2. mas, bisa tahu aturan tentang transfer pemain yang lengkap g?
    klo ada sekalian semua liga dunia + sumbernya.
    thanks

  3. saya setuju hukuman persipura dikurangi soalnya gmana nanti mau main campion asia


Beri tanggapan

Your response:

Kategori