
Bencana tlah melanda negeri Indonesia tercinta, silih berganti dari banjir bandang Wasior, Tsunami Mentawai dan Letusan Gunung Merapi. Dari sumber berbagai media diketahui Kerugian Tsunami Mentawai sekitar 46 milyar, Banjir Wasior sekitar 300 milyar.
Diluar bencana itu sebenarnya ada bencana besar yang tiap tahun terjadi di negeri ini tanpa pernah kita sadari. Bencana itu bernama “Bencana Sepakbola Indonesia”.
Disadari atau tidak sepakbola indonesia telah menjadi bencana rutin bagi negara kita. Karena sepakbola indonesia yang mengaku sudah profesional sampai saat ini masih menjadi benalu bagi pemerintah dengan selalu menyusu pada dana APBD. Liga super yang mengaku liga profesional masih selalu memakai uang rakyat hanya untuk prestise yang tidak jelas.
Mari kita hitung kerugian bencana sepakbola indonesia. Dari 18 peserta liga super jika APBD yang terkuras per team adalah 15 milyar total biayanya adalah 270 milyar. Untuk Team divisi utama jika 34 team masing masing menyusu APBD 5 milyar total uang rakyat yang disedot adalah 170 milyar. Dari 2 kasta tertinggi ini unag rakyat yang terbuang cuma cuma adalah 440 milyar.
Lalu apa yang kita dapat dari uang 440 milyar yang menguap itu, prestasi ? tidak ada, Medali Emas ? tidak pernah dapat, Bahkan setiap saat kita hanya diberi kerusuhan antar suporter, perang terbuka antar daerah, kerusakan kerata api, penjarahan dagangan di sekitar stadion, rumah rumah yang dilempari batu.

Uang yang hilang hanya untuk sepakbola indonesia jauh lebih dahsyat dari bencana Tsunami mentawai dan banjir Wasior. Karena itu sepakbola indonesia tak lebih sebagai bencana buat rakyat indonesia.
Lalu buat apa ada Liga Super Indonesia ?
Lalu buat apa ada PSSI ?
Lalu buat apa ada Nurdin Halid ?
Ayooo stop APBD buat Sepakbola !!!!
Oleh: hanggoro | November 21, 2010
Bencana Sepakbola Indonesia
Ditulis dalam Coretan, liga super, Sepakbola
Kunjung balik gan! ke http://sukasir.wordpress.com
Oleh: Sukasir on Juni 10, 2011
at 2:58 am